Disleksia merupakan gangguan neurobiologis yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam memproses bahasa tulis dan juga lisan. Meskipun tidak dapat dijadikan sebagai indikator kecerdasan, disleksia dapat menghambat anak untuk belajar membaca dan menulis.

Disleksia merupakan gangguan belajar spesifik terbanyak di dunia. Secara etimologi, gangguan ini disandang oleh 10% dari populasi. Dengan rata-rata jumlah penduduk 250.000.000 jiwa di Indoensia, berarti ada terdapat 25.000.000 jiwa penyandang disleksia.

Sayangnya disleksia saat ini hanya dikenal sebagai gangguan yang mempengaruhi baca, tulis, dan hitung saja. Padahal gejalanya bisa sangat luas, dan karena sangat luas, karakteristik penyandangnya bisa bermacam-macam, sehingga susah untuk diketahui.

Informasi lebih lengkap tentang perjalanan hidup seorang anak Disleksia, dapat Anda temukan pada link yang tertera dibawah ini.

Link : https://andipublisher.com/produk/detail/aku-disleksia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello...
Ada yang bisa kami bantu...?