Mengenal Kearifan Lokal Indonesia melalui Kemasan Penganan Tradisional

0

Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam dan kearifan lokal yang berbeda-beda di setiap daerahnya. Kearifan lokal sendiri dapat didefinisikan sebagai suatu kekayaan budaya lokal yang mengandung kebijakan hidup. Kekayaan alam dan kearifan lokal tersebut, sebagian besar telah dikembangkan untuk berbagai kepentingan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Desain kemasan produk penganan Indonesia, merupakan sarana estetika untuk berkomunikasi kepada semua orang yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Sebuah kemasan dapat mengkomunikasikan nilai sosial dan budaya, yakni perilaku manusia secara nonbiologis serta kebudayaan yang ada pada suatu daerah tersebut.

Makanan tradisional beserta kemasannya yang unik, kini tengah mengalami perubahan bentuk dan pergeseran nilai oleh karena kepentingan ekonomi. Perkembangan teknologi yang cepat dan modern, telah menawarkan berbagai macam kepraktisan dengan harga yang lebih ekonomis. Perubahan ini lambat laun akan berdampak pada pengikisan nilai-nilai- kearifan lokal yang telah lama ada.

Beberapa penelitian mencatat bahwa setidaknya ada 7 jenis pohon yang dapat dimanfaatkan sebagai kemasan penganan, diantaranya:

  1. Pohon pisang
  2. Jagung
  3. Kelapa
  4. Enau
  5. Jambu air
  6. Hanjuang
  7. Jati

Dari segi pengemasan, desain kemasan berbahan alam dapat dikelompokkan ke dalam 8 macam cara, yaitu teknik gulung, balut, anyam, lilit, rangkai, alas, serta tusuk. Bagi Sobat Andi yang tertarik dengan informasi lengkap tentang Kearifan Lokal Kemasan Penganan Tardisional, Anda dapat menemukannya pada link yang tertera di bawah ini.

Sumber: https://andipublisher.com/produk/detail/kearifan-lokal-kemasan-penganan-tradisional

Ebook: https://www.google.co.id/books/edition/Kearifan_Lokal_Kemasan_Panganan_Tradisio/Fi9LDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hello...
Ada yang bisa kami bantu...?