Minyak Asiri, Peluang Bisnis dengan Keuntungan Selangit
Keanekaragaman spesies flora di Indonesia menjadikan nya sebagai salah satu negara dengan SDA yang melimpah ruah. Ribuan jenis spesies flora tumbuh di pelosok negeri, tak terkecuali dengan spesies flora penghasil minyak esensial atau minyak asiri.
Tanaman penghasil minyak asiri diperkirakan berjumlah 150–200 spesies tanaman yang termasuk famili Pinaceae, Labiateae, Compositae, Lauraceae, Myrtaceae, dan Umbelliferaceae. Minyak asiri dapat bersumber pada setiap bagian tanaman, yaitu dari daun, bunga, buah, biji, batang atau kulit dan akar atau rizoma.
Beberapa jenis tumbuhan yang tumbuh subur di Indonesia dan dapat digunakan sebagai tanaman penghasil minyak asiri, diantaranya:
• Minyak cengkih
• Minyak daun sirih
• Minyak daun serai
• Minyak kayu putih
• Minyak cendana
• Minyak nilam
• Minyak adas
• dll
Proses untuk mendapatkan minyak asiri dikenal dengan cara menyuling atau distilasi terhadap tanaman penghasil minyak. Di dunia komersial, metode distilasi/penyulingan minyak asiri dapat dilakukan dengan 3 cara, antaralain:
- Penyulingan dengan sistem rebus (water distillation).
- Penyulingan dengan air dan uap (water and steam distillation).
- Penyulingan dengan uap langsung (direct steam distillation).
Penerapan penggunaan metode tersebut didasarkan atas beberapa pertimbangan seperti jenis bahan baku tanaman, karakteristik minyak, proses difusi minyak dengan air panas, dekomposisi minyak akibat efek panas, efisiensi produksi dan alasan nilai ekonomis serta efektivitas produksi.
Bagi Sobat Andi yang tertarik dengan informasi “Untung Selangit Dari Agribisnis Minyak Asiri”, Anda dapat menemukannya pada link yang tertera dibawah ini.
Link : Untung Selangit Dari Agribisnis Minyak Asiri