Menjelang kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia pada Mei 2025, kedua negara memperkuat kerja sama strategis di bidang ekonomi, keamanan, dan geopolitik.
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menegaskan Indonesia sebagai mitra utama di ASEAN dan jembatan bagi Uni Eropa (UE) untuk memperluas pengaruh di kawasan.
Investasi Prancis di Indonesia meningkat di sektor pangan, transportasi, digital, dan mineral strategis, sementara kolaborasi sains, budaya, dan akademik diintensifkan untuk mempercepat pertukaran teknologi dan inovasi.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menekankan kerja sama Indonesia-Prancis juga bertujuan mempererat hubungan ASEAN dengan UE, dua organisasi yang berkomitmen pada multilateralisme.
Indonesia, sebagai anggota G20 dan mantan ketua ASEAN, dinilai strategis dalam menjaga stabilitas regional dan menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan ketahanan ekonomi.
Kunjungan Macron diharapkan menjadi momentum merancang agenda bersama untuk kemakmuran kawasan.
Bagi sobat andi yang tertarik dengan topik seputar hubungan internasional, dapat membaca buku berjudul “Agama dan Kajian Hubungan Internasional” melalui link dibawah ini.
Baca disini: Agama dan Kajian Hubungan Internasional.